HUBUNGAN PEMBERITAAN MEDIA SOSIAL TERHDAP TINGKAT KECEMASAN PEREMPUAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

Wilda Rezki Pratiwi, Asmah Sukarta

Abstract


Latar Belakang:  Coronavirus discase 2019 (Covid- 19) merupakan kasus baru yang ditemukan termasuk di Indonesia.  Keberadaan virus ini mengubah kehidupan manusia dalam beraktivitas. Penggunaan media sosial menjadi alternatif untuk mengisi waktu. Dampak yang signifikan media sosial memunculkan setigma negatif dan positif yang  menimbulkan masalah kesehatan mental yang lebih cendrung dialami oleh perempuan  yang memiliki peran ganda. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pemberitaan media sosial terhadap tingkat kecemasan perempuan pada masa pandemi Covid -19. Metode : Penelitian ini adalah kuantitatif dengan analitik observasional dan menggunakan rancangan cross-sectional.Penelitian ini dilakukan di STIKES Muhammadiyah Sidrap Program Studi DIII Kebidanan pada bulan Agustus 2020.  Populasi dalam penelitian ini  78 orang, sampel sebanyak 51 orang. Penentuan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Adapun kriteria yang menjadi sampel dalam penelitian ini ada yang berjenis kelamin perempuan, berusia 16 – 50 tahun, bersedia menjadi responden selama penelitian,dan memilki handphone android.Instrument penelitian Zung-Self Anxiety Rating Scale.  Kuesioner penelitian akan menggunakan geogle form melalui media online. Selanjutnya akan dianalisi dengan mengguakan Uji Chi-Square untuk menentukan hubungan antara kedua variabel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak statistic SPSS Versi 20.0.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan yang signifikan pemberitaan media sosial terhadap tingkat kecemasan perempuan pada masa pandemic Covid-19 ini ( α 0.002).


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.