PENDAMPINGAN PENERAPAN LAPORAN KEUANGAN DI ERA DIGITAL BAGI UMKM CIRACAS

Dwi Jaya Kirana, Kornel Sitanggang

Abstract


Dalam mengembangkan usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) diperlukan mengetahui kinerja usahanya di lihat dari laporan keuangan usahanya. Permasalahan yang ada saat ini adalah mayoritas UMKM  yang ada di Indonesia tidak membuat laporan Keuangan karena berbagai hal yaitu kesibukan dalam berusaha dan tidak mengetahui cara membuat laporan keuangan. Hasil interview dan survey kepada 100 UMKM yang ada di Ciracas bulan Februari adalah hampir semua UMKM tersebut tidak tahu cara membuat laporan keuangan dasar atau sederhana. Maka kami sebagai Pengabdi bertujuan  memberikan pengetahuan pembuatan laporan keuangan sederhana dengan memberikan pelatihan serta pendampingan pembuatan laporan keuangan digital dengan bantuan Smartphone, karena fleksibelitas waktu dan tempat dalam pembuatannya. Metode yang diberikan dengan cara 1.Pelatihan pembuatan Laporan keuangan sederhana buat UMKM, 2.Pelatihan serta pendampingan pembuatan akuntansi digital berbasis android didalam Smartphone. Hasil dari Pelatihan serta pendampingan di bulan Agustus 2019, peserta UMKM yang mengikuti semangat berlatih dan bisa membuat Laporan keuangan di Smartphone masing masing.

 

Kata Kunci: Laporan keuangan, UMKM, Digital , Smartphone


Full Text:

PDF

References


Divianto, & Febrianty. (2017). Pengaruh Pemahaman Pelaku Ukm Dalam Menyusun Ukm Sebagai Moderating Variable. International Journal of Social Science and Business, 1(3), 166–176. Hetika, H., & Mahmudah, N. (2017). Penerapan Akuntansi Dan Kesesuaiannya Dengan Sak Etap Pada Umkm Kota Tegal. Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen Bisnis, 5(2), 259. https://doi.org/10.30871/jaemb.v5i2.531 Kontan. (n.d.). Jumlah pelaku UMKM di 2018 diprediksi mencapai 58,97 juta orang. Retrieved from https://keuangan.kontan.co.id/news/jumlah-pelaku-umkm-di-2018-diprediksi-mencapai-5897juta-orang Marta, M. F. (2016). UMKM dan Ketidakberdayaannya. Retrieved from Kompas website:https://money.kompas.com/read/2016/06/09/084045026/umkm.dan.ketidakberdayaan nya?page=all Purba, M. A. (2019). Analisis Penerapan Sak Emkm. 3(2), 55–63. Rahmawati, T., & Puspasari, O. R. (2017). Implementasi SAK ETAP dan kualitas laporan keuangan umkm terkait akses modal perbankan. Jurnal Kajian Akuntansi, 1(1), 49–62.

Rudiantoro, R., & Siregar, S. V. (2012). Kualitas Laporan Keuangan UMKM serta Prospek Implementasi SAK ETAP. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 9(1), 1–21. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004 Setyowati, D. (2018). Dekati Target, 7,2 Juta UMKM Sudah Go-Online | Katadata News. website:https://katadata.co.id/berita/2018/09/28/dekati-target-72-juta-umkm-sudah-go-online Sholikin, A., & Setiawan, A. (2018). Kesiapan Umkm Terhadap Implementasi Sak Emkm (Studi Umkm Di Kabupaten Blora). Journal of Islamic Finance and Accounting, 1(2), 35. https://doi.org/10.22515/jifa.v1i2.1441 Sixpria, N., Suhartati, T., & Warsini, S. (2013). Evaluasi Implementasi Standar Akuntasni Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik(ETAP) dan Penyusunan Laporan Keuangan Audit pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 12(1), 55–64.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 SENABDIKOM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.