Peran User Profile Media Sosial Pada Penentuan Kepercayaan Sumber Informasi (Studi Kasus: Media Sosial Twitter)

Titin Pramiyati

Abstract


Persoalan kepercayaan informasi dan kepercayaan sumber informasi menjadi persoalan penting sejak perkembangan jejaring sosial online (online social networks) menjadi teknik baru untuk berbagi informasi. Perkembangan jejaring sosial online memberi perubahan pada jumlah pengguna internet, penggunaan jumlah waktu akses situs menjadi lebih banyak, dan peningkatan jumlah data yang mengalir. Peningkatan jumlah data yang mengalir memberi dampak pada ketersediaan informasi yang melimpah, penyebaran informasi yang tidak dapat dikendalikan, dan informasi yang tersedia tidak diketahui tingkat kepercayaannya. Menentukan informasi dapat dipercaya atau tidak dengan menggunakan kepercayaan sumber informasi menjadi inovasi baru untuk menyediakan informasi yang aman dan dapat dipercaya kepada pengguna informasi, sekaligus mengendalikan penyebaran informasi oleh sumber informasi yang tidak dipercaya. Kepercayaan adalah keyakinan yang kuat terhadap kompetensi yang dimiliki oleh entitas untuk berperilaku secara aman dan terpercaya dalam konteks tertentu, sehingga perilaku dari entitas dapat dipercaya. Kepercayaan sumber informasi dapat ditentukan berdasarkan pada parameter yang dikenal sebagai lingkup kepercayan sumber informasi. Lingkup kepercayaan digunakan untuk mengetahui kompetensi dan konteks sumber informasi. Peran user profile pada media sosial dalam pembentukan lingkup kepercayaan informasi adalah topik yang dibahas pada makalah ini. Metode yang digunakan untuk mengetahui peran dari user profile media sosial terdiri dari tahap analisis kebutuhan atribut lingkup kepercayaan, tahap penentuan atribut user profile untuk lingkup kepercayaan, dan tahap analisis peran user profile pada lingkup kepercayaan. Hasil yang diperoleh adalah peran masingmasing atribut dalam penentuan kepercayaan sumber informasi dan lingkup kepercayaan yang diwakili.

Full Text:

PDF

References


M. J. Huber and A. Arbor, “Authority , Deontics and Joint Intentions,” Int. Conf. Inf. Technol.,

Department of Defense-USA, “Department of Defense Information Management & Information

Technology Strategic Plan 2008-2009.”

Y. Gil and V. Ratnakar, “Trusting Information Sources One Citizen at a Time,” Proceeding First

Int. Semant. Web Conf., 2002.

S. Javanmardi and C. V. Lopes, “Modeling Trust in Collaborative Information Systems,” Evolution

(N. Y)., 2007.

S. I. Singh and S. K. Sinha, “A New Trust Model based on Social Characteristics and Reputation

Mechanisms using Best Local prediction Selection Approach,” Int. Conf. New Trends Inf.

Serv. Sci., 2009.

L. Wen, P. Lingdi, L. Kuijun, and C. Xiaoping, “Trust Model of Users ’ behavior in Trustworthy

Internet ∗,” Wase Int. Conf. Inf. Eng., pp. 403–406, 2009.

X. Fan, M. Li, Y. Ren, and J. Ma, “Dual-EigenRep : A Reputation-based Trust Model for P2P FileSharing Networks,” 2010 Symp. Work. Ubiquitos, Auton. Trust. Comput., pp. 5–10, 2010.

G. Anders, J. Steghöfer, F. Siefert, and W. Reif, “Patterns to Measure and Utilize Trust in MultiAgent Systems,” Fifth IEEE Conf. Self-Adaptive Self-Organizing Syst. Work., 2011.

K. Thirunarayan, P. Anantharam, C. A. Henson, and A. P. Sheth, “Some Trust Issues in Social

Networks and Sensor Networks,” IEEE, vol. 978-1–4244, pp. 573–580, 2010.

V. Tundjungsari, J. E. Istiyanto, E. Winarko, and R. Wardoyo, “A Reputation based Trust Model to

Seek Judgment in Participatory Group Decision Making,” Int. Conf. Distrib. Framew.

Multimed. Appl., 2010.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.